SIKAP HIDUP PENGIKUT KRISTUS 8 DI TENGAH KEMAJEMUKAN AGAMA DAN BUDAYA

Authors

  • Dr. Oktavianus Telaumbanua, S. Th, M. Pd. K Author

Keywords:

sikap hidup, pengikut Kristus, pluralisme, agama, budaya

Abstract

Indonesia adalah Negara majemuk karena memiliki keberagaman baik dalam segi agama, budaya, dan etnis yang berpotensi menimbulkan konflik jika tidak disikapi dengan benar. Pluralisme, dipahami sebagai konsep untuk menjaga kerukunan dengan kebenaran absolut menolak bahwa keunikan Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat. Hal ini menjadi tantangan serius bagi iman Kristen karena bertentangan dengan kesaksian Alkitab yang menegaskan bahwa hanya Yesus Kristus adalah jalan keselamatan (Yoh. 14:6; Kis. 4:12). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menelaah Alkitab, literatur teologi, dan sumber buku terkait pluralisme agama dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pluralisme agama cenderung menyamakan semua agama dan menolak keunikan Kristus, sementara iman Kristen menegaskan eksklusivitas Injil sebagai kebenaran yang mutlak. Oleh karena itu, sikap hidup pengikut Kristus di tengah kemajemukan adalah tetap berpegang pada otoritas Alkitab, mengakui Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan, namun sekaligus hidup dalam kasih, toleransi, dan damai sejahtera dengan sesama yang berbeda iman dan budaya. Dengan demikian, orang percaya dipanggil untuk menyaksikan Kristus secara benar tanpa kehilangan identitas iman di tengah masyarakat majemuk.

Downloads

Published

2024-01-01