SUATU EVALUASI DAN AFIRMASI INJILI TERHADAP KONSEP GOD’S FOREKNOWLEDGE DALAM PANDANGAN OPEN THEISME

Authors

  • Darianus Mendrofa, S.Th.,M.Th Author

Keywords:

Open Theisme, God’s Foreknowledge, Kemahatahuan Allah, Immutabilitas Allah, Teologi Injili, Afirmasi Biblika

Abstract

Open theisme merupakan suatu pandangan teologi yang menyatakan bahwa Allah tidak memiliki pengetahuan yang pasti dan lengkap tentang masa depan yang belum terjadi (God’s foreknowledge). Menurut pandangan ini, masa depan bersifat terbuka, sehingga Allah harus bereaksi terhadap keputusan manusia secara real-time, bahkan dapat mengubah keputusan-Nya dan menyesal atas apa yang telah terjadi.

Makalah ini melakukan evaluasi kritis dan afirmasi injili terhadap konsep God’s Foreknowledge dalam open theisme. Penulis berargumen bahwa pandangan open theisme bertentangan dengan ajaran Alkitab karena merendahkan kesempurnaan Allah. Allah yang dinyatakan dalam Alkitab adalah Allah yang mahatahu (omniscient), tidak berubah (immutable), dan memiliki pengetahuan yang sempurna dan menyeluruh tentang segala sesuatu, termasuk seluruh peristiwa masa depan. Tidak ada sesuatu pun yang tidak diketahui atau mengejutkan Allah, karena Ia telah mengetahui segala perkara sejak sebelum dunia dijadikan.

Melalui pendekatan biblika-teologis, makalah ini menegaskan bahwa doktrin foreknowledge Allah yang klasik tetap menjadi pengajaran yang paling sesuai dengan kesaksian Alkitab secara keseluruhan. Pandangan open theisme tidak hanya melemahkan kedaulatan dan kemahatahuan Allah, tetapi juga mengurangi penghiburan dan kepastian iman umat percaya.

Downloads

Published

2025-07-02